RSS

KEHILANGAN CINTA DEMI MIMPI YANG TAK TERCAPAI Part 2

30 May

Setelah membaca surat tersebut, aku pun langsung Rebahan di kasur. Aku pun berpikir tak ada salahnya aku datang kesana, setidaknya aku bisa menghilangkan stressku untuk sementara waktu. Ku pun langsung menyiapkan beberapa baju untuk dibawa pergi ke kampung halamanku.
Pagi-pagi sekali aku pergi kepelabuhan untuk membeli tiket menuju kampung halamanku, setelahnya membeli tiket aku pun bergegas menuju kapal yang akan menuju kekampung halamanku. Setelah kira-kira 3 jam aku berada dikapal. Tepat pukul 09.00 aku sampai dikampung halamanku.
“Hum sepertinya disini gak banyak berubah yah!”gumamku saat turun dari kapal, ketika itu juga aku menuju Kafe pojok di dekat sekolahku yang lama. Saat berada didepan kafe entah mengapa kakiku tidak dapat bergerak seperti ada sesuatu yang menancap dikakiku. Aku pun hanya bisa mondar-mandir di samping kafe. Lalu aku putuskan untuk pergi ke Resto Serambi yang letaknya tepat di depan Kafe pojok. Aku pun duduk di resto tersebut sambil mengamati kafe tersebut.
“Sepertinya disana sudah ramai.”ucapku pada diriku sendiri
“apa sebaiknya aku masuk yah? Ah tidak, nanti kalau aku masuk pasti ditanyai apa aku sudah jadi artis” pikirku bimbang.
“Kenapa tidak masuk?”ucap seseorang laki-laki yang menggenakan kaos t-shirt putih polos dipadu dengan celana jeans yang tiba-tiba duduk di depanku.
“Ka…kamu Siapa?”tanyaku pada laki-laki itu.
“pita bener-bener lupa sama aku?”ucapnya yang balik bertanya kepadaku
“Pi…Pita?” saat dia mengucapkan nama itu aku jadi teringat hanya satu orang yang suka seenaknya mengganti nama-nama orang.
“Noval”tebakku, laki-laki itu hanya tersenyum manis
“Baru datang yah?”tanyanya padaku, aku pun hanya mengangguk pelan.
“Mau jalan-jalan keliling daerah sini gak?”ajaknya sambil menarik tanganku dan meninggalkan Resto Serambi.
Noval mengajakku de taman bermain dekat Pantai
“Ini tempat yang paling berharga buatku, kamu tau kenapa?”tanyanya tiba-tiba.
“Kenapa?”
“Disini adalah tempat pertama kali kita Jadian bukan”jawabnya sambil memandangku sambil melayangkan senyum manisnya. Saat itu juga entah mengapa butiran airmataku menetes membasahi pipiku, aku sudah tidak tahan dengan penderitaanku selama ini.
“Kamu mengapa menangis?”tanyanya sambil menghapus air mataku dengan tangannya dan memeluku dengan lembut. Aku pun hanya bisa menangis dan menangis dalam pelukannya
“ma..maaf Kalau aku keras kepala, Maaf kalau aku pernah menyakiti dirimu, Maaf kalau aku egois” ucapku yang penuh maaf kepadanya sambil melepaskan pelukannya.
“Sudahlah, itu tidak penting. Sekarang yang penting adalah kamu harus menggapai mimpimu.” Ucapnya lembut sambil menatapku.
“Tapi…. Semua yang aku lakukan sudah sis-sia”
“Sst…… Gak ada yang sia-sia kok, kamu hanya kurang keras dalam menggapai mimpimu. ingat tidak kata-katamu waktu dulu. Saat aku ingin menembak bulan aku harus tau letak bulan itu, meskipun meleset setidaknya aku mendapatkan bintang”
“Puh.. kamu masih ingat saja kata-kata itu.”
“aku selalu ingat semua tentang kamu” ucapnya yang membuatku tersipu malu.
“lebih baik kita pergi ke tempat anak-anak.”
“Hah.. tapi?” tanyaku ragu
“Tidak apa-apa, khan ada aku” ucapnya sambil menggandeng tanganku. Aku pun mengikuti setiap langkahnya
“Sampai sini saja” ucapnya saat berada didepan Kafe Pojok.
“Masuk bareng yuks” ajakku
“Kamu duluan saja yang masuk, aku masih ada keperluan”
“Oh yah sudah, sampai nanti yah!” kataku yang hendak melangkah menuju kafe
“Pita, jangan bilang siapa-siapa yah!” teriaknya sambil melambaikan tangannya. Aku pun mengangguk pelan.
Saat aku memeasuki kafe tersebut, mereka semua menyambutku dengan riangnya. Kami semua berbincang-bincang tentang pengalaman dan kesibukana masing-masing. Sekitar 2 jam lamanya aku dan yang lainnya berkumpul, tapi tak terlihat sosok tegap Noval di kafe tersebut.
“Noval gak kesini?”tanyaku yang menyebabkan hampir peserta alumni terdiam.
“eh.. sebenarnya aku tadi ketemu sama Noval loh” lanjutku yang berusaha memecahkan keheningan tersebut.
“Kamu bohongkan Tit?” jawab leila ragu-ragu
“Noval sudah meninggal ”lanjut Tony.
“Kalian ini apa-apaan sih. Bercandanya gak lucu deh. Masa bilang Noval Meninggal.”
“Kami gak bohong Tit, Noval meninggal 6 tahun yang lalu 2 bulan setelah kepindahanmu ke jakarta. Noval tenggelam di laut dekat pantai.” Jelas Tony.
“Kalian bohong khan.”
“Kami Serius Tit, setelah kamu pergi dari pulau ini. Noval jadi Pendiam dan tidak mau berkumpul bersama kita lagi, Dia jadi suka mencoba mabuk-mabukan sama Donny CS. Katanya sebelum Noval tenggelam dilaut, dia sempat mabuk-mabukan bareng Donny Cs, kata salah satu dari teman Donny bilang kalau dia ingin ketemu sama kamu. Noval Rela menyebrangi lautan hanya untuk bertemu dengan kamu. Lalu Noval pun tenggelam dilaut. Mayatnya ditemukan pagi-pagi di Pantai dekat taman bermain”Jelas leila panjang lebar. Sebenarnya aku tidak percaya sama sekali dengan ucapan Leila. Tapi saat aku meliaht teman-teman yang lain, semuanya setuju dengan ucapan Leila.
Aku tak sanggup mendengarkan lanjutan cerita mereka. Aku pun segera berlari keluar dari Kafe dan mencari Noval di taman dekat pantai.
“Noval…….Noval…… Kamu Dimana?” Teriakku mencari-cari sosok Noval di Taman tersebut. Tapi apa daya Sosok yang tadi memelukku dengan lembut tak ada disini.
Aku pun langsung tertunduk lemas dan menangis dengan apa yang terjadi pada Noval.
Tiba-tiba aku teringat dengan ucapan Noval yang menyuruhku untuk terus berusaha mencapai mimpi-mipiku.
“Val, aku janji nanti aku akan mendapatkan Bulan. Lalu aku akan kembali lagi kemari.” Janjiku dengan penuh keyakinan pada Noval.

 
1 Comment

Posted by on May 30, 2007 in Kucer/Kumcer

 

One response to “KEHILANGAN CINTA DEMI MIMPI YANG TAK TERCAPAI Part 2

  1. tya

    June 16, 2009 at 1:08 pm

    apase kehilangan itu ?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: